Hamba Allah
13 mei 2016
Ma’asirol Muslimin
jama’ah jum’ah ahimakumullah
Segala puji
dan rasa syukur kepada Allah SWT
tuhan penguasa dan pemilik seluruh
alam semesta yang senantiasa mencurahkan rahmat taufiq dan hidayah-Nya
kepada kita ,sehingga masih di beri-Nya kesempatan hidup hingga saat ini
untuk dapat terus memperbaiki kualitas iman dan taqwa dan penghambaan kita kepada Allah SWT
Sholawat dan
salam semogga senantiasa di limpah curahkan kepada panutan kita baginda Nabi
Muhammad SAW juga kepada keluarganya dan para sahabat-sahabatnya dan juga orang-orang yang mengikuti dan
mengamalkan petunjuk-petunjuknya hingga yaumil qiyamah .
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Pada kesempatan
khubah kali ini khotib mengingantkan kepada diri khotib pibadi dan kepada saudara-saudara
kaum muslimin ,agar senantiasa tidak bosan untuk meningkatkan kualitas iman dan
taqwa kita dengan cara kita mau memahami dan mengamalkan perintah-perintah Allah
juga menjauhi dan meningalkan semua larangan-larangan-Nya baik di kala kita tengah berada seorang diri
di kesunyian ataupun tengah berada di keramaiyan dan hendaknya semua amal-amal
ibadah yang kita kerjakan kita niatkan untuk mengharapkan balasan di akhirat
dan mendapatkan ridho dari Allah SWT
,dengan demikian insyaa Allah hidup kita di dunia inipun akan di beri
kedamaian dan ketentraman jiwa hingga akhi hayat
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
14 abad
yang lalu Rusulullah SAW pernah mengingatkan kepada umatnya
akan datangnya suatu masa yaitu dimana umatnya
akan mencintai lima perkara dan melupakan lima perkara yang lainya sebagaiman
sabdanya
سيأتى على امتى زمان يحبون
الخمس وينسون الخمس يحبون الدنيا وينسون الآخرة يحبون الحيوة وينسون الموت يحبون
القصور وينسون القبور يحبون المال وينسون الحساب يحبون الخلق وينسون الخالق
Akan datang
suatu masa pada umatku, dimana mereka mencintai 5 perkara dan lupa terhadap 5
perkara; pertama: mereka cinta dunia dan melupakan akhirat, kedua :mereka cinta
hidup dan melupakan kematian, ketiga: mereka cinta bangunan-bangunan mewah dan
melupakan kubur, keempat mereka cinta kepada harta dan melupakan hisab, kelima
mereka cinta kepada makhluk dan melupakan Penciptanya.
Jika kita
perhatikan masa yang disabdakan nabi itu adalah masa kita sekarang ini,
mengapa? Karena kelima kriteria tersebut sudah datang saat ini.
Yang
pertama يحبون الدنيا وينسون الآخرة Mencintai dunia dan
lupa akan akhirat. Saat ini sudah nampak betapa manusia telah melupakan akhirat
yang kekal abadi, manusia sangat bersemangat dalam perkara dunia namun ketika
perkara akhirat disajikan mereka berpaling, jika kita bandingkan manakah yang
paling banyak menjadi bahan pembicaraan apakah perkara dunia ataukah akhirat?.
Tentu kita akan menjawab perkara dunialah yang mengungguli, inilah kekhawatiran
Rasulallah akan menimpa umatnya yaitu manusia akan ditutupi dengan cinta
dunia, sehingga mereka tidak mampu
melihat akhirat karena ditutupi oleh gemerlap dunia. Padalah Allah
berfirman
وللاخرة خير لك من الاولى
Sungguh
akhirat itu lebih baik bagimu dan lebih utama dibandingkan dengan dunia.
Lalu
bagaimana sikap kita yang baik untuk menyikapi dunia ini? Itu sangat sesuai
dengan do’a yang sering kita baca
ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى
الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
Kita
meminta kebaikan di dunia dan kebaikan diakhirat, karena jika kehidupan di
dunia kita baik dalam mengabdi kepada Allah, maka akhiratpun akan baik.
Betapa bahagianya orang yang ketika di dunia dia bahagia dan ketika di akhirat
pun sangat bahagia, merekalah para solihin semoga kita dijadikan dari pada
golongan mereka.
Namun
sesuai yang dikabarkan Nabi tersebut begitu banyak manusia hanya mengingat
dunia dan cinta dunia. Manusia lebih takut dari api dunia ketimbang api
akhirat, manusia lebih senang mendapatkan kebahagiaan dunia namun melupakan
kebahagiaan akhirat. Ketika manusia diperingati untuk tidak berjalan disuatu
tempat karena tempat itu bayak api yang menyebabkannya terbakar, maka manusia
sangat berterima kasih “ dia mengatakan terimakasih, untung saja anda melarang
saya jalan kesana, kalau tidak pasti saya sudah terbakar api, namun ketika
manusia diperingati untuk jangan berjalan kedalam kemaksiatan, jangan berjudi,
jangan minum-minuman keras tapi manusia banyak tak peduli hingga dia selalu
berjalan ketempat maksiat itu hingga akhirnya dia terbakar oleh api akhirat
yang panasnya berajuta-juta kali panas dunia, yang menurut riwayat panasnya api
neraka itu jika diletakan bara api neraka sebesar biji cabe maka seluruh tubuh
manusia akan mendidih terkelupas saking panasnya. Tapi manusia dizaman sekarang
lebih takut api dunia ketimbang api akhirat. Untuk itulah marilah kita jadikan
urusan dunia kita ini sebagai jalan untuk menuju akhirat. Kita berusaha untuk
akhirat, kita bertani untuk akhirat kita bedagang untuk akhirat bukan
sebaliknya menjadikan akhiratnya utuk kepentingan dunianya, seperti beribadah
karena riya, bersodakoh karena ingin tenar atau sanjungan.
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Yang kedua يحبون
الحيوة وينسون الموت cinta hidup dan
lupa kematian.
Setiap kita
pasti yakin bahwa kita akan mati, mungkin tidak ada suatu perkara didunia ini
yang keyakinan kita melebihi datangnya kematian, namun walaupun manusia yakin
dengan kedatangannya banyak orang yang melupakannya, lupa seolah-olah dia tidak
akan mati walaupun ia sering melihat kematian seseorang namun sedikit yang
membuatnya jadi pelajaran. Manusia sebenarnya didunia ini tertidur pulas,
ketika datang kematian kita akan terbangun dan sadar, sadar dari
perbuatan-perbuatannya waktu didunia, disanalah manusia menyesal karena
tidurnya terlalu pulas hingga tak sempat mengumpulkan bekal dan mereka berkata”
ya Tuhan kembalikan kami kedunia, kami pasti akan menjadi orang yang shaleh,
kami pasti akan shalat, kami pasti akan zakat, namun permintaann dan
penyesalannya tiada arti, mereka sudah mati. Oleh karena itulah mintalah dan
menyesallah di dunia ini, karena ketika ajal sudah datang penyesalan tiada
artinya.
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Yang ketiga
يحبون القصور وينسون القبور cinta kepada
bangunan yang mewah namun lupa kepada
kubur.
Disaat
inilah manusia berlomba-lomba membanguan rumah yang serba mewah, manusia sangat
bersemangat membangun rumah di dunia ini namun lupa membangun rumahnya di
akhirat, lupa membangun rumah di kuburannya, sehingga ketika mereka mati tak
ada tempat yang nyaman baginya, karena mereka tidak pernah membangun rumah akhiratnya
ketika di dunia, dia lupa shalat yang 5 waktu lupa kepada kewajibannya sendiri
lupa kepada beribadah kepada Allah, padahal kesemuanya itu adalah
merupakan bahan bangunan untuk mendirikan rumah yang megah dikubur lebih-lebih
disurga.
namun
sesuai janji Allah kubur itu bisa menjadi satu kebun dari kebun surga
jika penghuninya orang yang taat kepada Allah, dan bisa menjadi satu
lubang dari api neraka jika penghuninya adalah orang yang maksiat.
Nauzubillah...
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah.
Yang
keempat يحبون المال وينسون الحساب cinta harta dan
lupa kepada hari perhitungan.
Manusia
memang sangat suka dengan harta, namun jangan dengan kecintaan itu lalu membuat
kita lupa bahwa harta kita itu akan di hisab kelak. Hisab adalah penghitungan dan pertanyaan
darimana kita memperoleh harta dan kemana kita belanjakan, jika pertanyaan ini
bisa dijawab dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan dihadapan Allah
maka harta itu pun akan menjadi penolong bagi kita. Namun jika harta itu
didapatkan dari jalan haram dari mencuri, berjudi dan sebagainya maka harta itu
akan membuat pemiliknya celaka, begitu juga jika harta itu didapatkan dari
jalan yang halal namun digunakan untuk sesuatu yang dimurkai Allah maka
itupun akan membuat celaka. Maka ketika kita memperoleh harta yang halal kita
gunakan untuk menunaikan kewajiban kita dan mengabdi kepada Allah dengan
menafkahi keluarga, membayarkan zakatnya, dan bershodaqoh maka harta itu akan
menjadi penolong kita.
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Yang kelima
يحبون
الخلق وينسون الخالق cinta makhluk dan
lupa kepada Pencipta
Sungguh apa
yang disabdakan Rasulallah amatlah benar, dizaman sekarang ini manusia
kebanyakan hanya mencintai makhluk dan lupa kepada pencipta, manusia tidak
melihat tanda-tanda kebesaran Allah karena tertutupi oleh nafsu dunia
yang dihiasi dengan makhluk, sehingga tidak heran terjadi bencana dimana-mana
karena dengan itulah Allah akan membuat manusia ingat kepada-Nya,
karena telah terlampau lupa kepada Allah, ketika diberikan kemwahan dan
kebahagiaan manusia kebanyakan melupakan Allah, hingga dalam kemewahan
itu Allah menurunkan bencana supaya Dia di ingat. Disaat suatu negeri,
sudah tidak ada lagi yang mengingat Allah maka akan ditegur oleh Allah
supaya mereka menjadi ingat. Jika disuatu negeri juga tidak ada majlis zikir,
majlis ilmu dan tak ada yang peduli dengan majlis ini maka turunlah bencana,
namun karena didunia ini masih banyak majlis zikir masih banyaak orang-orang
yang mengingat Allah hingga akhirnya bencana itupun di tahan oleh Allah.
Oleh karena itu marilah kita meramaikan majlis majlis zikir, majlis-majlis ilmu
karena Allah akan menurunkan rahmat dan cinta-Nya kepada manusia
yang selalu mengingat-Nya.
Rasulallah bersabda
لاتقوم الساعة حتى لايبقى على
وجه الارض من يقول الله الله
Hari kiamat
tidak akan terjadi sehingga tidak ada yang tinggal dimuka bumi yang menyebut Allah Allah
Artinya
jika didunia masih banyak manusia yang menyebut Allah dan ingat kepada Allah
dan menyemarakkan majlis zikir dan majlis ilmu, maka hari kiamat akan ditunda.
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Namun perlu
kita sadari majlis-majlis semacam ini sangat sepi peminatnya, walaupun majlis
ini hanya 1 jam saja, sangat sedikit orang yang ambil bagian didalamnya. Namun
majlis lahwi yang disana manusia bermaksiat dan melupakan Allah amat
ramai peminatnya, bahkan tanpa diundang manusia berdatangan menghadirinya
walaupun majlis itu berjam-jam atau berhari-hari. Oleh karena itu mari kita
sisihkan waktu kita ini untuk ambil bagian dan menghadiri majlis ilmu dan
majlis zikir, karena disanalah rahmat Allah, Cinta Allah, ampunan
Allah.
Hadirin jma’ah
jum’ah rahimakumullah
Akhirnya
mariah kita merenung sejenak dan meresapi kemudian kita melihat diri kita
apakah kita termasuk orang yang digambarkan Nabi dalam haditsya itu. Jika ia, mari saya mengajak diri saya
peribadi dan kita semua untuk selalu bertaubat dan memperbaiki diri dengan
selalu menyiapkan bekal kita untuk perjalanan kita menuju negri yang kekal,
dengan selalu sabar dan istiqomah sembari selalu meminta kekuatan dan petunjuk Allah,
karena Allahlah yang menggerakkan setiap anggota badaan kita, Allahlah
yang menetapkan hati kita, Allahlah yang mengatur semuanya, dan jika
kita mendapatkan kenikmatan dari ketaatan kita maka lihatlah siapa yang
memberikan nikmat taat itu bukan melihat ketaatan itu hasil usaha kita, jika
kita mendapatkan rizki maka lihatlah yang memberikan kita rizki, karena
betapapun sedikitnya rizki kalau diberikan oleh yang Maha Besar akan mendapat
barokah dari-Nya.
لاحول ولاقوة الا بالله العلى
العظيم
بارك الله لى ولكم فى القران
العظيم ونفعنى واياكم بمافيه من الايات والذكر الحكيم اقول قولى هذا واستغفر الله
العظيم لى ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه انه هو
الغفور الرحيم
الخطبة الثانية
الحمدلله رب العالمين حمدا
كثيرا كما امراشهد ان لااله الا الله وحده لا شريك له ارغاما لمن جهد به وكفر
واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله سيد الخلائق والبشر اللهم صل وسلم وبارك على
سيدنا محمد وعلى اله وصحبه الاخيار. امابعد...
فيا عباد الله اتقوا الله
ماستطعتم وسارعوا الى مغفرة رب العالمين واعلموا ان الله سبحانه وتعالى امركم بامر
بدأ فيه بنفسه و ثنى بملائكته المسبحة بقدسه. فقال تعالى فى كتابه الكريم ان الله
وملائكته يصلون على النبي ياايها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما. اللهم صل
وسلم وبارك على سيدنا محمد سيد المرسلين وعلى اله واصحابه وقرابته وازواجه وذريته
اجمعين وارض اللهم على اربعة الخلفاء الراشدين سيدنا ابى بكر وعمر وعثمان وعلى
وعلى بقية الصحابة والتابعين وتابع التابعين ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين
وعلينا معهم برحمتك يا ارحم الراحمين. اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات و المؤمنين
والمؤمنات الاحياء منهم والاموات انك سميع قريب مجيب الدعوات ياقاضي الحاجات اللهم
اصلح امة محمد صلى الله عليه وسلم وفرج عن امة محمد صلى الله عليه وسلم وارحم امة
محمد صلى الله عليه وسلم واغفر امة محمد صلى الله عليه وسلم اللهم هذا ذلنا ظاهر
بين يديك وحالنا لا يخفى عليك امرتنا فتركنا ونهيتنا فارتكبنا ولا يسعنا الا عفوك
فاعف عنا يا خير مأمول واكرمَ مسؤل انك غفور رءوف رحيم يا ارحم الراحمين.
عباد الله ان الله يأمركم
بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم
تذكرون فاذكروا الله العظيم يذكركم وادعوه يستجب لكم ولذكر الله اكبر
